6 September 2011

Pemilihan Warna Scarf/Shawl/Jilbab

Pemilihan warna tidak bisa diabaikan. Sebab warna akan berpengaruh pada mood.


Bayangkan jika kita mengenakan warna gelap dari kepala hingga sepatu, tentu penampilan kita menjadi monoton dan kelam. Dalam berhijab, jika kita menggunakan busana warna gelap, semisal hitam, maka kita bisa mengkombinasikan warna jilbab dengan warna lainnya seperti putih, abu-abu, krem atau emas (jika acara khusus atau malam hari). Dengan penambahan unsur warna lain, penampilan kita akan terlihat lebih cerah.

Prinsip dasarnya, sesuaikan warna jilbab dengan warna baju. Kita bisa pilih warna yang sama dengan warna busana, atau mengambil unsur warna yang ada pada motif busana jika menginginkan warna jilbab yang berbeda dengan warna dasar busana. Sebisa mungkin warna yang kita pilih bernuansa lembut. Pilih pula yang coraknya berada jauh dari wajah saat dikenakan.

Selain itu, perhatikan juga ukuran muka. Jika mungil, bisa mencoba memanfaatkan jilbab dua warna. Untuk wajah mungil, gunakan jilbab yg diikat ditengkuk dalam nuansa warna yang muda seperti krem atau warna pastel, lalu kontraskan dengan paduan bandana yang lebih gelap. Cara ini akan memberi kesan ukuran muka yang lebih besar. Hindari pemakain jilbab berwarna gelap karena akan semakin mempersempit area muka.

Jika bentuk muka kita gemuk "nyempluk" maka ada dua hal yang bisa kita lakukan. Pertama kita bisa menggunakan scarf/shawl yang diputar di atas kepala yang semakin memanjangkan wajah ke arah atas. Atau kedua, kita bisa menggunakan gaya jilbab yang diikat didagu dengan memilih warna gelap, fungsinya selain untuk menutup kelebihan volume disepanjang rahang, pemilihan warna gelap juga akan membingkai wajah sehingga muka akan terlihat lebih kecil.

Oh ya tambahan lagi jika kita punya pipi yang chubby, hehe.. jika pakai inner, jangan gunakan dekat dengan alis.. gunakan agak tinggi di dahi, karena jika rendah mendekati alis.. muka kita menjadi semakin bulat. Sebenarnya untuk pipi chubby lebih cocok menggunakan ciput yg sedikit bertopi.. jadi dahi terlihat dan membuat wajah terlihat lebih panjang. Tapi jika suka menggunakan ciput arab atau ciput ninja.. usahakan dahi terlihat tinggi.. agar wajah tidak semakin membulat.

Selain ukuran muka, harus diperhatikan pula warna tone kulit, berikut panduannya dari thebestislamicclothing:
Warna Kulit Putih
Bagi kamu yang memiliki kulit dengan tone terang atau putih, jilbab berwarna gelap dan terang merupakan pilihan yang tepat. Warna kulit yang putih akan terlihat semakin cerah dengan warna hitam, abu-abu, merah, biru dan ungu. Tetapi hindari warna-warna pastel, putih, beidge dan kuning karena akan membuat wajah tampak pucat.

Warna Kulit Kuning Langsat
Warna kulit ini disarankan untuk banyak memilih jilbab berwarna pink, merah dan biru. Dan menghindari warna-warna bernuansa emas seperti karamel, coklat dan oranye.

Warna Kulit Gelap
Warna plum, lavender, pastel dan warna-warna netral lain merupakan warna tepat untuk pemilik kulit gelap. Warna-warna tersebut akan membuat kulit tampak lebih cerah dan lembut. Sementara itu, warna-warna coklat, hitam dan oranye justru akan membuat wajah tampak lebih gelap. Begitu juga dengan warna cerah seperti hijau tua, merah bata, dan kuning.

0 comments:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...